Terima kasih kami ucapkan untuk semua teman-teman yang sudah berpartisipasi di lomba menulis surat dalam rangka ulang tahun ke 5 Green Mommy Shop.

Surat-surat yang masuk bikin saya sekeluarga beserta staff, ngerasain usaha kita, kerja keras kita, ada manfaatnya. Cerita-cerita dari teman-teman bikin kita tersenyum,  cekikikan, alis berkernyit, sampai ngerasa “aduh, kudu tambah semangat bikin perubahan biar teman-teman yang belanja lebih mudah dan senang belanjanya”, sampai bikin hati terenyuh, dan berlinang air mata..

Atas semuanya, kami sekeluarga dan staff Green Mommy Shop berterima kasih banyak ^_^

Green Mommy Shop

The Place for Healthier Shopping “Sehat buat kita dan bumi”

—————————————————————

Pemenang Pertama: Aii Munirah

Bandung, 13 Maret 2015

Dear Green Mommy,

Terima kasih sudah menemani saya selama tiga tahun ini. Pertemuan saya dengan Green Mommy Shop dimulai empat tahun yang lalu, tepatnya ketika saya masih SMA. Salah satu kakak saya menceritakan kepada saya tentang pendiri GMS. Kakak saya menceritakan betapa sehatnya cara hidup Mom Deasy. Saya tertarik dan mulai membaca blognya setiap hari. Saya sejujurnya kaget melihat betapa mudanya Mom Deasy, rasanya lebih muda dari usia saya saat itu. Saya penasaran bagaimana mungkin seseorang yang sudah punya anak bisa semuda itu? Saya semakin penasaran dan mulai melihat beberapa produknya, apa saja yang dipakai, dan sebagainya. Saya benar-benar terkesan dengan cara hidupnya, dan keinginannya untuk mengajak orang lain untuk hidup sehat.

Melihat cara hidupnya ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Saya benar-benar ingin untuk hidup sehat seperti pendiri GMS, tetapi karena kurang mendukungnya lingkungan saya untuk hidup sehat, saya tau langkah pertama yang bisa saya lakukan adalah memakai produk yang dibuat oleh GMS. Saya baru bisa memakai produknya setahun kemudian. Produk pertama yang saya pakai itu sabun cinnamon oat soap. Kesan pertama saya, “kenapa rasanaya aneh banget? Ini kenapa baunya aneh dan greasy banget?” Saya merasa bahwa ini karena saya terbiasa dengan sabun yang harus ada busa yang banyak dan harum. Karena saya mulai tau bahwa sabun yang selama ini saya pakai tidak sehat, jadi saya berusaha untuk terbiasa. Efeknya ternyata bagus untuk saya, rasanya gak kering dan ketarik wajahnya setalah saya pakai dan nyaman. Saya bertanya-tanya kenapa saya ga bertemu dengan produk ini dari dulu-dulu? Rasanya gak perlu mengalami masalah kulit yang selalu mengganggu.

Saya mulai mengajak sekitar saya, adik, kakak, sepupu saya, saya ajak untuk memakai produk GMS. Saya awalnya khawatir dengan reaksi dari produk yang akan dipakai oleh orang-orang yang saya kenalin, ternyata Alhamdulillah sejauh ini mereka suka. Saya dan adik saya mempunyai banyak keluhan tentang kulit dan masalah-masalahnya. Kami akhirnya mulai mencoba banyak sekali produk GMS terutama sabun cuci baju dan sandalwood body oil. Sangat dan sangat menyenangkan bisa mencuci dan membuat pakaian bersih tanpa harus membuat badan gatal-gatal. Rasanya seperti GMS sangat mengerti masalah kami. Untuk body oil, karena kami sangat mudah bentol-bentol entah karena apa, kami mulai memakai sandalwood body oil. Ternyata body oil itu menjadi favorit kami. Sampai detik ini kami tidak bisa pergi-pergi tanpa memakai sandalwood oil.

Hasil yang saya dapatkan sejauh ini sangat positif. Saya menjadi lebih hemat untuk membeli kebutuhan harian saya, dan rasanya tenang banget karena saya merasa walaupun saya belum bisa menjalani pola hidup sehat, terutama dari makanan, tetapi untuk sementara saya bisa memberi tubuh bagian luar saya sesuatu yang lebih sehat. Saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran GMS dalam hidup saya. Kami memang tidak pernah komunikasi secara langsung dengan  pendiri GMS, tetapi saya bisa merasakan bahwa kami berbicara melalui produk-produknya. Saya merasa bahwa memang sudah seharusnya kami mengikuti jejak Mom Deasy, untuk selalu hidup sehat dan mengajak sekitar untuk ikut hidup sehat. Itu sesuatu yang menurut banyak orang, terlihat kecil, namun efeknya sangat besar. Saya sadar perubahan itu tidak perlu sesuatu yang besar dan langsung terjadi, tetapi dengan melakukan hal kecil, sedikit demi sedikit, perubahan yang terjadi itu jauh lebih besar dan ternyata jauh lebih bermanfaat, bukan hanya untuk pribadi, tetapi untuk banyak orang. Semangat terus untuk GMS Family, walaupun kami tidak saling mengenal, tapi saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk semangat dan pelajaran hidupnya. Semoga semakin banyak yang menyadari hal itu.

Munirah

———————————————————-

Pemenang Kedua: Dina Ulvia

“YOU ARE HERE FOR A REASON”
Mungkin sesuai dengan hastag barusan yang tertera di blog GMS . Semua yang terjadi, pasti ada alasannya.
Dear, GMS..
Sebuah alasan, yang mengantarkan saya harus nyasar ke GMS adalah gara-gara sebotol minyak biji anggur. Karena memiliki wajah berminyak dan kadang berjerawat, membuat saya merasa perlu punya minyak nabati selain stok minyak zaitun. Malah ada info yang menyebutkan, minyak biji anggur lebih berfungsi untuk wajah yang berjerawat ketimbang minyak zaitun. Saya pun ngider-ngider swalayan yang masih terjangkau dari rumah untuk memburunya. Namun nihil. Minyak seperti itu nampaknya langka untuk kota yang masih dinomerduakan setelah Jakarta.
Lalu, kemana lagi saya harus mencari?
Klik sana sini, kemudian ada info yang menyebutkan bahwa GMS menyediakan minyak biji anggur. Dan wilayahnya pun masih terbilang dekat dari tempat tinggal saya. Dengan asumsi, saya bisa menghemat ongkir tentunya. ^_^
Saya pun membaca ‘terms and conditions’-nya. Dan yang membuat kening saya berkerut adalah, komitmen GMS dalam usahanya mengurangi sampah. Terutama pada pengemasan, atau sebisa mungkin menghindari produk plastik. Saya tertegun.
Ini tempat apa sih, kok masih peduli sama hal remeh semacam itu?
Saya baca-baca lagi ketentuan lainnya. Ah, saya pun sadar. GMS bukan sekedar perkara jual produk kosmetik maupun rumah tangga. Bukan melulu soal untung rugi finansial. Tapi tentang apa? SUSTAINABILITY! Ke-ber-lang-su-ngan.
Oke. Saya langsung “dapet” klik sepertinya. Saya pun berselancar ke akun GMS lainnya, baik facebook, twitter bahkan mini blog wordpressnya demi mendapatkan info yang lebih lengkap. Berkirim email untuk diberi pricelist terbaru. Kemudian saya lihat-lihat harganya. Hmm, lumayan mahal juga ternyata jika dibanding produk-produk luaran. Tak lupa saya menceritakan tentang “penemuan” ini kepada calon suami. Biasanya dia cukup antusias terha- dap hal-hal yang natural. Saya katakan produk kosmetik GMS semacam The Body Shop tapi ala Indonesia. Tak ketinggalan juga tentang program GMS yaitu Eco Green Family. Yang kemudian disambut cengiran. Hehe. ^_^
Ya, kami sama-sama memaklumi bahwa demi keberlangsungan bumi memang perlu komitmen dan kontribusi yang besar, juga sungguh-sungguh. Terutama bagi kami masih bau kencur begini, apalagi kalau bukan materi. Hehe. Wajar lah kalau produk-produk GMS terbilang lebih mahal, karena produksinya masih lingkup kecil dan benar-be- nar terbuat dari dari bahan alami yang mungkin masih bergantung dengan cuaca serta faktor lainnya. Apalagi jika mempertimbangkan usia kadaluarsanya yang terhitung pendek dibanding dengan produk sintetis luaran yang diproduksi secara besar-besaran. *maaf, kalau kedengaran sok tahu ^_^
Makanya, saya tidak langsung daftar jadi member ataupun membeli produknya dalam skala besar. Mungkin saya coba salah satu produknya saja dulu. Rencananya saya akan order awal bulan ini. Lah, kok ternyata ada Kompetisi “Menulis Surat Cinta untuk GMS” bersamaan dengan ulang tahun GMS. Saya ikut-ikutan coba ngetik deh.. Siapa tahu beruntung. ^_^
Dear GMS..
Mungkin ini kurang bisa dibilang surat, melainkan curhat atas “penemuan” tak sengaja yang pastinya “beralasan”. Saya tidak tahu mesti berekspresi seperti apa. Saya saja belum berkontribusi besar. Hanya sekedar mematikan kran air, jika bak mandi telah penuh. Memprint kertas bolak balik, untuk sesuatu yang hanya dibaca sekilas.
Tapi GMS..
Mungkin sudah banyak melakukan hal lebih di usianya yang kelima tahun.
Selamat Ulang Tahun GMS! Semoga misi penyelamatan buminya semakin banyak didukung dan memberi manfaat.
IMG_3157
Tulisan ini juga dipublish di bloq : http://dydylluv14.blogspot.com
————————————————–
Pemenang Ketiga: Chalida Nuraulia Aisyanarni
Dear Mbak Deasi, inspirator sekaligus motivatorku ….
Ternyata menulis surat cinta tak semudah mengungkapkan kekaguman yang begitu banyak kepada sosok Mbak Deasi Srihandi—owner Green Mommy Shop—melalui pesan di Facebook atau lainnya yang selama ini kulakukan. Oleh karena itu, kuputuskan tidak jadi mengikuti lomba yang diadakan GMS Pusat. Namun, mengingat inginnya hati ini ikut bersyukur atas hari lahir GMS, kucoba menuliskan beberapa paragraf khusus untuk Mbak. 😊
Setiap hari ada saja kawan-kawan di Facebook, yang berjualan produk-produk MLM, membuat status-status tentang bonus ini bonus itu, poin ini poin itu, yang mereka dapatkan karena berjualan produk MLM tersebut. Bagaimana denganku? Jika aku di posisi mereka, telah membantu membesarkan sebuah usaha dan memasarkan begitu banyak produk tentunya saat ini mungkin—seperti yang mereka sering sebut dan impikan—aku telah mendapatkan bonus liburan ke luar negeri atau mendapatkan sebuah mobil. Namun, itukah yang kucari? Mendapatkan bonus penjualan atas produk yang kuketahui tidak aman dalam jangka panjang bagi penggunanya? Memasarkan produk yang tidak bisa kuinformasikan ingredients-nya sebelum produk tersebut ada di tanganku (tentunya ketika pembeli sudah membayarkan sejumlah uang)?
Secara materi tentu aku kalah dengan kawan-kawan yang menjualkan produk-produk MLM itu, tapi sama sekali tidak ada penyesalan atas hal itu sebab aku mendapatkan jauh lebih banyak hal berharga sejak mengenal Mbak Deasi dan GMS. Aku jadi mengetahui banyak hal tentang gaya hidup sehat, jadi lebih peduli diri dan lingkungan, jadi mendengar, mengetahui, dan mengenal banyak kisah, jadi … jadi sangat “kaya”. 😊 Belum lagi sosok Mbak Deasi yang sangat menginspirasi, membuktikan bahwa perempuan bisa kok menjadi seseorang yang menginspirasi dan memotivasi perempuan lainnya tanpa harus bekerja kantoran, tanpa harus meninggalkan kewajiban sebagai istri dan ibu. Tujuan GMS yang pastinya berawal dari pemikiran Mbak Deasi pun sangat menenteramkan hati: ingin kelak semua perempuan Indonesia bisa membuat produk perawatan tubuh untuk diri sendiri, di rumah, dengan bahan yang kita kenal.
Terima kasih atas persahabatan selama ini, Mbak. 😊 Semoga Mbak Deasi dan GMS selalu membuat produk dengan hati, dan tentunya kudoakan semoga Mbak Deasi dan seluruh staf GMS selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah.