Sering sekali saya ditanyakan customer bahkan ditantang oleh mereka-mereka yang berkompeten mengklaim bahwa produk dengan bahan kimia sintetis yang termasuk berbahaya itu sebenarnya tidak berbahaya terutama karena hanya digunakan dalam jumlah kecil. Dan dimana saya berpijak? Apa jawaban saya?

Seperti dari awal, untuk saya dan orang-orang terdekat saya, dan untuk teman-teman yang peduli dengan kelangsungan hidup manusia dan bumi ini, Alam sudah menyediakan hal yang terbaik, solusi terbaik. Dan alam tidak suka untuk dikotori dengan bahan kimia sintetis apalagi yang berbahaya. Itu saja!

Lets Dive in..

Bahan Karsinogenik pada produk perawatan bayi? Shampoo bayi?

Benar adanya, bahwa produk bayipun mengandung bahan kimia sintetis berbahaya. Diketemukan bahan-bahan kimia yang berbahaya di produk-produk tersebut yang menyebabkan kanker pada hewan percobaan lab dan memang belum cukup bukti menjadi karsinogenik di manusia dan masih diklasifikasikan sebagai bahan yang MUNGKIN menjadi karsinogenik pada manusia. Para peneliti juga masih berdebat tentang dosis penggunaan yang sepertinya tidak ada masalah kalau Cuma dipakai sedikit saja. Apa Anda mau, produk untuk bayi Anda ada sedikit saja bahan penyebab kanker? Dikitttt aja… nggak apa kan? Buat saya, saya tidak mau bertoleransi sedikitpun! Tidak seharusnya produk untuk bayi mengandung karsinogenik, dan tidak seharusnya produk apapun untuk manusia mengandung karsinogenik. Tidak hanya Green Mommy Shop yang peduli tentang hal ini, sudah ada banyak perusahaan personal care di Indonesia terutama di Luar Negeri yang membuat produk-produk tanpa bahan kimia berbahaya atau bahkan tanpa bahan kimia sintetis sama sekali. Untuk detailnya, silahkan cek ke website Safe Cosmetics, baik untuk mengecek bahan yang Anda ragukan ataupun produk yang aman dan tidak aman. 

images4

VS

png;base64c75706528cd6ec05

Tapi bukankah penggunaan bahan kimia sintetis itu menjadi solusi hidup yang lebih baik?

Buat saya sama artinya dengan hidup yang lebih mudah (tidak sama dengan hidup yang lebih baik ya). Di awal tahun 1950-an, pemerintah di USA, memberi subsidi untuk perusahaan-perusahaan mengembangkan oil by produk (produk turunan minyak bumi) untuk dijadikan bahan kimia sintetis lainnya agar bisa digunakan di kehidupan sehari-hari dengan harga yang murah dan menjadi lebih terjangkau oleh masyarakat, mulailah, bumi ini dibanjiri oleh poluttant yang sebelumnya tidak pernah ada dib umi ini, yang kebanyakan tidak bisa di cerna (diproses/didaur ulang) oleh ekosistem kita. Dan Manusianya sendiri? Kita dengan senang hati (jadi lupa mata hati, tidak lagi menenggok bumi yang kesulitan bergulat dengan mengunyah pollutant)merasa seperti awal hidup modern, awal hidup yang lebih mudah. Apa kita jadi berpikir ketika mulai ada bahan kimia sintetis, termasuk plastik didalamnya, kalau semua limbah tersebut bisa mempengaruhi kesehatan, kelangsungan hidup hewan dan tumbuhan dan adakah dampak terhadap ekosistem kita? Jawabnya Tidak! Our show still goes on until now…

images

Tapi kalau Cuma sedikit pemakaiannya di produk keseharian/kosmetik kita nggak apa kan?

Ada beberapa hal yang menurut saya tetap nggak bisa masuk akal, salah satunya adalah klaim bahwa kalau kita menggunakan sedikit saja bahan yang kalau banyak itu berbahaya, kita akan baik-baik saja, IT’s OK! Coba kita nalar lagi.. Rata-rata nih, wanita memakai lebih dari 5 produk perawatan tubuh dan kecantikan setiap harinya, apalagi yang harus pakai kosmetik setiap hari dan harus pakai parfum ya.. bisa lebih dari 10 rata-rata produk berbahan kimia sintetis yang kemungkinan besar mengandung bahan kimia yang berbahaya yang ada didalamnya. Nah, sedikit tambah sedikit apa artinya? Artinya lama-lama menjadi bukit.. alias, lama-lama tambah banyak bahan kimia sintetis berbahaya di tubuh kita, alias menumpuk! Mungkin kita nggak akan kena kanker, mungkin iya, who knows tapi apa kita mau berjudi? Tapi apa kita wanita-wanita ini terutama tahu, kalau bahan sintetis kimia yang berbahaya juga banyak yang punya peran sama dengan beberapa fungsi zat di tubuh, terutama yang menyerupai hormone estrogen. Itu baru ke kita, bagaimana dampak sedikit-sedikit menjadi bukit ke bumi kita? Memangnya, limbah industri itu dibuang ke mana? Ke sampingnya bumi? Ke mars? Ke bulan? Tidak sayangku.. limbah industri ini ya di buang di tempat kita berpijak, dibuang di lingkungan sekitar kita, si bumi disuruh nelan. Apa bumi kita bisa nelan limbah-limbah ini? Tidak! Atau mungkin kita bisa ya? Anyone tried?

Apa kita mikirin kesehatan mereka-mereka yang kerja di perusahaan/pabrikpembuatan bahan kimia sintetis berbahaya ini?

Saya pikir teman-teman bisa menjawabnya dengan jujur.. Mungkin it’s a bit embarrassing answer that will come out from your heart.. but at least now you aware of it.

images3

Bagaimana cara mencari produk yang aman donk?

Mungkin sekarang, masih susah sekali untuk merubah keadaan yang sudah ada, apalagi di industry kosmetik. Tapi kita bisa memulai dengan memilih produk yang aman. Binggung mana bahan yang aman atau tidak? Salah satu cara terbaik adalah dengan membaca atau mencari data yang Anda inginkan di website Environmental Working Group’s Skin Deep Database, mereka bahkan punya program yang bisa di upload ke smart phone Anda bahkan ipad lho..😉

Please Share with your friends and loved ones ya…

Green Mommy

ps: Saya menulis bukan karena I’m Green Mommy, tapi karena saya peduli dan saya tahu.