Mohon teman-teman renungkan kembali, ceritanya saya pengen curhat, pengen cerita ke kalian dari hati ke hati (sambil nulis nih mata saya berkaca-kaca).

Semua kreasi produk Rainforest, 100% saya formulasi sendiri. Ini jadi tulang punggung perekonomian keluarga kami setelah saya dan suami melepas profesi lainnya, ketika kami memutuskan untuk 100% hanya hidup dari Mata Pencarian yang Ecologi (Eco Bisnis).

Dan semua ini kami berikan hanya senilai 5 juta rupiah (saya memulai GMS dengan modal 5 juta dari suami, ini nilai yang spesial buat saya) dengan tambahan teman-teman semua akan sama bersemangatnya, sama bekerja kerasnya, sama menghargai semua usaha masing2 dari kita dan apa2 yang ada diluar keluarga kita demi keberlanjutan. Atau bahkan akan lebih.. Dan tidak melulu ujung-ujung penggunaan resep Rainforest ini dipakai sebagai bisnis rumahan, tetapi utamanya untuk dipergunakan bagi masing-masing keluarga hingga anak cucu kita nanti. Dan agar produk ramah lingkungan buat keluarga sangat mudah terjangkau oleh siapa saja.

Kasarannya nih, usaha mana sih di dunia ini yang mau membagikan resep dapurnya, untuk diduplikasi, dan kemudiansi pemilik usaha bisa tutup, gulung tikar, atau akan sangat mengecil penghasilannya karena bagi2 pendapatan, ketika usaha tersebut memiliki keuntungan yang sehat, dan masa depan yang inshaAllah cemerlang. Itu tidak saya dan suami pusingkan. Sejak awal keberadaan GMS, ini cita-cita kami.. Kami rela melepas semua hasil jerih payah dan gelimang keuntungan dari Eco Bisnis ini.. Kami rela dan sangat menikmati hidup yang sangat sederhana yang selalu kami jalani sebelum dan selama ada GMS, hidup di tenda bersama batita berminggu-minggu ketika membangun Eco Farm dengan tangan sendiri, dan semua ketidaknyamanan lainnya, pengorbanan ini tidak ada nilainya, dibanding, masalah disekitar saya, kita semua yang masih harus diselesaikan.

Sejak awal berdirinya GMS, kami hanya mengambil keuntungan untuk kehidupan kami sehari-hari, dan sisanya kami pergunakan untuk membangun klinik (sekarang sudah kami tutup) dan membangun Eco Farm yang nanti jadi Training Centre for sustainability dan manfaat kebersamaan lainnya yang kami berikan lewat yayasan Hadeyazah yang kami dirikan.

Uang bukan segalanya, tapi uang sangat bisa membantu kita mencapai hal-hal tertentu.. Tapi butuh kerja keras, dedikasi dan niat yang tulus untuk tetap bisa ada di jalan yang kita pilih..

Saya yakin teman-teman semua juga memiliki niatan yang sama, mungkin tidak serumit keluarga kami. Hidup itu tidak mudah, kita sebagai wanita waktunya habis tidak pernah bersisa, penuh dengan prioritas, pilihan, kerja keras, tapi mohon jangan kita gadaikan prioritas untuk keberlanjutan, paling tidak untuk keluarga tercinta. Dan dalam hal ini.. teman-teman kudu pada serius hidup lebih berkelanjutan dan jika mampu yuk pada serius ikutan BGMnya ya…

 

Salam Penuh Cinta dari Malang

Deasi “Messy Green Mommy”

ps: GMS mencatatkan penjualan hingga ratusan juta setiap bulannya. Peluang ini kami bagi-bagikan ke teman2 BGM untuk memiliki usaha yang sama bahkan lebih

pps: jangan salah ya, dengan uang segitu banyaknya, yang tersisa untuk saya aja nggak ada.. hingga saat ini, saya pribadi belum pernah menerima gaji sepeserpun dari GMS termasuk kalau diundang sebagai konsultanpun, belum pernah saya nikmati. Semua keuntungan balik ke pembangunan keberlanjutan dan riset pengembangan di GMS. Tapi jangan salah, saya menikmati sekali, fasilitas kalau lagi diundang, hehe. Beli bajupun, belum tentu saya beli setahun sekali, kecuali butuh, ini berlaku untuk kami sekeluarga, apalagi anak2 saya, adanya memakai lungsuran kakak2nya. Dan tuk berhomeschoolpun kami cuma abis maksimal 500rb/bln. punya gadget bagus2pun semuanya hadiah alias sumbangan, mulai dari baru sampai kado second hand (termasuk hp second, laptop second dan ipadnya pun second milik pribadi saya). boro-boro mobil, motorpun kami ngk pernah punya, yg kami punya cuma 1 sepeda gunung, dibeli 4 tahun lalu but Allah is merciful and He will do the same to each of us. Sorry saya jadi super curhat, karena saya suka gemes sama teman-teman yang mampu tuk berjuang bersama tapi masih ketinggalan karena satu dan lain hal.. Saya ngk punya niatan pamer, dll. Cuma sharing saja. Mohon jangan diterjemahi apapun perkataan saya diatas menjadi sesuatu yang lain selain apa yang saya tulis dan Semoga tidak menjadi fitnah. May Allah protect us all, amin.

ppps: Satu yang paling penting, Saya dan keluarga besar GMS sangat terima kasih atas semua dukungannya sejak berdirinya GMS 4 tahun yang lalu.. ^_^ That’s the best gift you ever give and will always be to us.