Giveaway! Rainforest River Smoothie aka non greasy lotion!

Ini pertama kali Green Mommy Shop Blog mengadakan Giveaway! Yihaa…! (kalau saja aku bisa ganti tittlenya jadi Green Mommy aja).

Akan ada Giveaway lainnya secara berkala, you can pinch me if I forgot, he..he..

Untuk kali pertama ini (nggak kebalik kan grammarnya, payah dah). Dengan senang hati saya nawarin kesempatan untuk teman-teman memenangkan Rainforest most favourite moisturizers to be! Yaitu produk “River Smoothie” aka Lotion.

Lotion Alami

Saya pribadi yang nantinya akan memilih 1 pemenang (detail bagaimana kalian bisa berpartisipasi ada dibawah ini ya..).

Saya nulis tentang review dan karakter produk ini disini pastikan dibaca dulu ya.. Di tahun 2010 (awal berdirinya GMS), kami jualan varian lotion ini (hinting teman-teman yg pernah pake lotion kami pasti ingat lotion jadul) tetapi kami discontinued karena tidak sukses menyerupai lotion komersial yang berbahan kimia sintetis, baik dari kekentalannya, efek mudah terserapnya, tampilannya, banyak deh.. Tapi produk ini adalah dream untuk semua pecinta moisturizers yang nggak mau lotion ada bahan kimia sintetis berbahayanya. Alhamdulillah akhirnya bulan ini (setelah trial error hampir 4 tahun, pake edisi malas nyoba juga sih…!), kita dapat formulasi yang sip!! Sejak bikin River Smoothie best formula, saya jadi nyimpan lotion ini di meja kerja, buat quick hands moisturizer, di kamar (kalo abis mandi)… ini benar-benar lotion yang menyenangkan, semenyenangkan namanya “River Smoothie”!

Pengen tau dulu ahh…Apa teman-teman punya pengalaman seperti ini? “Aduh.. ini kulit udah dipakein pelembab kok ya masih kering aja”.. “butuh pelembab lagi nih”.. “eh ditambahin juga masih sama”.. (beberapa menit kemudian make lagi). “Kayaknya butuh pelembab yg lebih berat deh?” “Yaa… oily banget.. bête ah”.. “kalau dibikin cream malam/pelembab malam sih fine-fine aja pake berminyak-minyak, tapi kalau lagi kerja, ngapa-ngapain, masa tar kertas jadi kertas minyak juga gara-gara kena tanganku?” (Hehehe…tht’s me ketawa-ketiwi merasa senasib jaman dulu)

Harusnya ada solusinya kan ya… 😉

Rata-rata moisturizers diluaran terutama yang berbentuk lotion bahan dasar terbesarnya adalah air dengan komposisi bisa mencapai 80-85%, what? (beli air donk kita? Lha kok mihil ya airnya? kayaknya sih emang diambil dari gunung, nggak pake mobil, tapi naik kuda, jadinya kan mihill!) Air memang pelembab yg oke banget, tapi sangat cepat terevaporasi alias menguap (pantesan pake lotion non alami kesannya langsung terserap (beside alcohol in it), padahal sebenernya ya emang terevaporasi juga ya!). Nah, gara-gara lotionnya evaporasi nih, hasilnya jadi bikin kulit kita kering atau bahkan jadi lebih kering dari sebelumnya!. Nah si River Smoothie ini saya rancang khusus agar bisa melembabkan kulit kita (termasuk saya dong..:-) ) tapi nggak pake cerita evaporasi diatas, jadi kita nggak harus pake lotion setiap 5 menit sekali. Asik kan?

Bahan-bahan yang terkandung di River Smoothie:

–        Tanaman aloe vera saya sendiri (hiks, lagi sedih nih ceritanya, karena nih smoothie banyak pake aloe, begitu order masuk segerbong, abis jadinya si aloe ini.. Alhamdulillah ada solusi dekat dan door to door. Kita dapat supply aloevera dari Vigur Organik (kelompok petani organic ibu-ibu kota Malang, produknya sudah tersertifikasi organic dan bisa ditemui di beberapa supermarket besar di Kota Malang, tapi punya kita nggak beli di supermarketlah, punya kita diantar langsung sama ibu-ibu yang cantik dari VO).
–        Shea butter
–        Organic coconut oil
–        Rosemary oil
–        Pegagan
–        Essential oil organic dan beberapa tanaman Indonesia lainnya di mix jadi bubur, eh smoothie..

Nah apa sih manfaat River Smoothie ini untuk kalian:

-ada yang memiliki manfaat sebagai natural sunscreen
-anti inflamasi
-kandungan anti oksidannya tinggi
-membantu meregenerasi sel kulit dengan lebih cepat
-melembabkan kulit
-mencerahkan kulit, mengurangi kerutan dikulit, stretchmark, terbakar sinar matahari, ruam pada bayi juga. Dan baunya menyenangkan (ini jadi relative ya.. nggak mungkin donk yg ngk suka jeruk jadi bilang jeruk itu bikin aku nyaman lho,,but really, emang ada ya yang ngk suka dengan bau jeruk?)

lotion alami tidak berminyak

Ingin mendapatkan kesempatan untuk menang? Caranya mudah saja, silahkan menjawab pertanyaan dibawah dengan memposting komentar di bagian comment dibawah postingan ini. Komentar yang terhitung untuk diundi adalah yang masuk terposting mulai hari ini hingga tanggal hari Rabu tgl 15 Oktober 2013 jam 12 siang. Pada tanggal 16, saya akan memilih 1 pemenang secara acak dan mengumumkan pemenangnya di bloq ini pada hari Rabu tanggal 16 dengan cara memberi reply comment pada postingan si pemenang.

Pertanyaannya adalah: Apa hal yang kamu lakukan (telah dilakukan atau berencana untuk dilakukan) untuk menjadi “Green Mommy”?

Ingin mendapatkan kesempatan menang yang lebih besar? Silahkan me Retweet link postingan ini di twitter pribadi kalian dan tulis di komentar terpisah dibawah (sebutkan id twitter kamu ya)

Ingin kesempatan menang bertambah besar lagi? Silahkan me-Link postingan ini ke Facebook kalian dan jangan lupa balik lagi kesini tuk ngasih comment terpisah (sebutkan id facebook kalian).

Masih mau kesempatan yang lebih lagi? Caranya kalian tinggal Posting tentang Giveaway ini ke bloq kamu dan pasang link ke postingan ini, dannn jangan lupa, balik kesini lagi untuk nulis comment terpisah (tuliskan bloq post kamu ya).

Whew…! Panjang amir.. mikir ide dan nulisnya pendek..jadi sungai beneran deh…

So.. Aku tunggu ya… !

PS: Pemenangnya akan mendapatkan 6 varian River Smoothie ukuran mini atau 1 River Smoothie ukuran 100ml (bebas pilih), nah.. enak banget kan

As Always from Messy Table

Deasi

Advertisements

14 Comments Add yours

  1. Sudah setahun ke belakang saya melakukan step by step penggantian produk pembersih dan perawatan pribadi yang sintetis. Semua mulai dari mandi, keramas, sikat gigi, mouthwash, cuci baju, pel lantai, parfum, dsb menggunakan racikan sendiri dari bahan-bahan non-sintetis. Selain itu saya menjaga asupan makanan dengan menambah konsumsi sayur dan buah segar, mengurangi konsumsi yang sayuran yang dimasak. Sisa bungkus-bungkus minuman disimpan untuk dijadikan kreasi lagi oleh adik saya (beliau jago buat kerajinan dari bungkus plastik).

    Awalnya keluarga tidak terlalu memperhatikan, jadi saya mulai melakukan semuanya sendiri dulu. Lama-lama suami dan anggota lain melihat berbagai keuntungan yang tampak karena perubahan ini.

    Awalnya saya sedih karena tidak punya cukup modal untuk membeli berbagai produk berbahan alami, tapi dengan tekad kuat saya tingkatkan ilmu dan menemukan berbagai alternatif perawatan rumah dan pribadi yang bisa saya dapatkan dan buat sendiri. Keterbatasan menjadikan kami lebih kreatif dan inovatif.

    Saya dan suami sedang ikhtiar memulai berbagai usaha bidang kebun dan ternak hewan. Belum mulai, masih planning, tapi kami benar-benar serius tentang ini, khususnya demi masa depan anak-anak.

    Kami juga sengaja ingin anak-anak homeschool agar lebih banyak mempelajari keterampilan hidup yang akan penting bagi mereka nanti, di antaranya adalah berkebun dan beternak (animal poop out great fertilizers), plus ilmu-ilmu lain tentang sustainability yang kami pun (saya dan suami) masih proses mempelajarinya. Tentu saja setiap anak setelah itu bebas mempelajari apa pun yang ia minati. Dan mereka kami dukung membuat project-project mereka sendiri.

    -Hanna Wilbur-

    Saya post dan tweet halaman ini ke
    Facebook: Hanna Wilbur Mubarakh,
    Twitter: @HannaWilbur.

    1. greenmommy says:

      Mom Hanna Wilbur is the lucky one sebagai pemenang untuk Giveaway Rainforest River Smoothie

      Selamat ya.. 🙂
      Kami akan segera menghubungi mom agar bisa kami kirimkan kado cantiknya

      1. Wew, serius? Subhanallah… gak nyangka, sy belum pernah menang lomba apa pun di blog 😛 … thankyou :’).

  2. ika says:

    Yang sudah saya lakukan untuk menjadi “green mommy” adalah dengan meminimalisasi pemakaian disposable diaper dan beralih memakai reusable diaper atau yang lebih dikenal dengan nama cloth diaper (clodi). Banyak alasan yang membuat saya beralih ke clodi diantaranya karena bahannya ramah lingkungan, cocok untuk kulit bayi yang sensitif dan yang lebih penting adalah hemat karena bisa dicuci ulang. Kebiasaan ini sudah saya terapkan ke anak saya yang ke-2 sejak 4 tahun yang lalu. Namun waktu itu clodi masih mahal dan modelnya belum sebanyak sekarang, sehingga koleksi clodi saya masih sedikit jumlahnya. Sejak saya hamil anak ke-3 saya mulai bertekad jika nanti bayi saya lahir, harus memakai clodi. Jika ada rejeki saya gunakan untuk membeli clodi. Lama-lama jumlah clodi saya semakin banyak. Sekarang jumlah clodi saya sudah mencapai 15 buah dan cukup untuk pemakaian sehari-hari. Alhamdulillah sejak lahir sampai sekarang bayi saya berumur 8 bulan saya selalu memakaikan clodi untuk si buah hati. Walupun awal-awalnya agak repot karena harus sering mengganti clodi setiap 4 jam sekali, namun semua itu saya jalani dengan senang hati karena manfaatnya yang sangat besar. Kebiasaan lain yang saya lakukan adalah dengan membawa tas kain setiap berbelanja dan mengurangi pemakaian tas plastik karena imbahnya yang sulit terurai. Untuk selanjutnya yang ingin saya lakukan adalah mengurangi pemakaian AC. Walaupun itu agak sulit karena saya tinggal di Surabaya yang terkenal dengan panasnya, namun saya akan mencobanya. Semoga kebiasaan kecil yang saya lakukan bisa sedikit membantu menghijaukan bumi kita tercinta ini.
    -Ika Agustina-
    Saya post halaman ini ke https://www.facebook.com/ika.rezano

  3. yang sudah saya lakukan untuk menjadi Green Mommy, adalah dengan mengganti kosmetik yang saya pakai terlebih dahulu dengan “hampir” semua produk EcoCare. jadi saya sempat mengalami masa-masa jerawat yang parah, hingga mengharuskan menjadi pasien tetap klinik kecantikan berinisial N*t*s** dan L*C, tp masalah tidak juga selesai, karena kulit muka malah berasa dehidrasi dan gak enak. Kadang malah jadi merah-merah , sensitif jika terkena matahari. Akhirnya saya dikenalkan dengan produk EcoCare oleh teman, dan mencobanya secara sekaligus. dari sabun, perawatan, masker, kosmetik, pembersih dsbnya. alhamdulillah sekarang kulit saya bebas jerawat, jadi bersih dan tidak bermasalah. Kalau masalah putih, karena memang saya dikaruniai kulit putih, jadi tetap sama saja seperti dahulu. tapi dengan produk yang membuat hati saya tenang, saya tidak ingin berpaling ke lain produk. hehehe. anyway, produk EcoCare juga saya promosikan keteman-teman sesama addict klinik kecantikan lho. selain itu saya juga mengganti penggunaan disposable menstrual pad, dengan yang reusable. rasanya memang lebih repot karena harus sering mencuci, tapi tanpa iritasi, itu sangat worthed. apalagi tidak menambah sampah bumi yang sudah cukup menggunung ini. lalu menanam yang mungkin ditanam dihalaman belakang rumah, seperti bayam, cabe, tomat, ketela, sayur-mayur dan pohon pisang. kalau panen lumayan lhooo.
    -Nuning Purwaningsih, Mother of 2 lovely daughters, Aya-Sarah-
    repost juga di https://www.facebook.com/nuning.purwaningsih

  4. a.zakiah says:

    Saya baru belajar untuk jadi green mommy 🙂 … memisahkan sampah basah dan sampah kering , sampah basah seperti sisa sayur,sisa makanan ,daun2 mangga dibuat kompos,jadi ada tempat semacam gentong plastik trus sisa-sisa sampah dapur dikumpul disitu trus disemprot em4 ditutup dg tanah/pasir sedikit besokx begitu lagi setiap ada sampah basah . saya juga punya 1 ekor kelinci yg menjadi sumber pupuk untuk tanaman dirumah,kencing dan kotorannyanya ditampung dikasih em4 .. sekarang utk mmupuk tanaman2 dirumah ng perlu lagi pake pupuk kimia cukup dari kompos rumah tangga … sampah keringnya seperti kemasan minyak goreng , susu ultra , botol plastik tidak dibuang , klo botol plastik dibuat pot u pembibitan bunga (mama dirumah sangat suka tanaman), kemasan2 plastik aku jahit dsambung2 bikin semacam kantong untuk tempat pernakpernik ,jadi sampah yg dibuang sangat jauh berkurang …
    Karena saya juga baru sebulan ini tahu klo ternyata ada produk yg benar2 bebas kimia jadi lagi rajin2nya cari resep2 ,info cara membuat produk sendiri misalnya sabun ,lotion dll eh akhirnya ketemu sama blogx green mommy jadi tambah semangat untuk hidup green b(^_^)d

  5. a.zakiah says:

    https://www.facebook.com/cantika.salam

  6. Maya Aulianissa says:

    Saya benar-benar masih beginner untuk menjadi Green Mommy.
    Yang sudah saya lakukan sementara ini yaitu beralih menggunakan produk GMS untuk personal care product saya. Kadang saya membuat sendiri bahan-bahan untuk perawatan tubuh menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur. Saya meminimalisir bepergian menggunakan kendaraan bermotor kalau tidak ada keperluan penting.

    Saya juga membatasi konsumsi energi listrik dan air, bnr2 nyabut charger atau stop kontak saat tdk digunakan, matiin lampu saat tidak digunakan, dll.
    Saya juga make kertas bekas untuk ngeprint dokumen yang buat saya sendiri (kan biasanya dibaliknya halamannya kosong), atau ngeprint bolak-balik agar hemat kertas.

    Saya mulai membiasakan diri rutin mengonsumsi sayuran dan buah-buah segar, dan mengurangi jajan yang tidak sehat.
    Selain itu, saya memanfaatkan sebagian sisa-sisa sampah organik untuk menyuburkan tanaman. (kayak sisa air cucian beras disiramkan ke tanaman, sisa daun-daun kering untuk trimming, ampas2 bhn2 sayuran dan buah untuk composting, dll)
    Disamping itu, dirumah bersama Ibu kami menanam aneka tanaman kebutuhan dapur kecil-kecilan. Kami menempatkan sebagian area hijau didekat tempat jemuran di loteng rumah (karena lahan dirumah sangat terbatas)

    Saat ini saya juga membaca literatur-literatur di internet terkait green life, seperti cara bertani mandiri dirumah, pengelolaan sampah, pemanfaatan barang-barang bekas, zat-zat berbahaya, dll. Saya tertarik untuk membuat kerajinan kriya dari barang-barang bekas (tapi masih belum bisa membuat, masih belajar) dan belajar teknik mengelola sampah yang baik dan benar.

    Kedepan, saat telah menikah saya berencana untuk mengikuti program BGM, Insyaa Alloh.. agar bisa mendapat tambahan ilmu mengenai greener life dan memberdayakan keluarga serta lingkungan di sekitar saya.
    Saya juga berupaya mengarahkan keluarga saya pelan-pelan untuk menggunakan produk2 yang alami dan organik (beberapa sudah ada yang menggunakan personal care products dari GMS)
    Saya ingin menanamkan konsep green and healthier life pada keluarga baru saya kelak, plus membiasakan hal-hal yang mendukungnya (meminimalisir konsumsi zat kimia berbahaya, menggunakan produk alami dan organik, mengolah sampah dengan benar, berupaya mandiri untuk menanam sendiri kebutuhan konsumsi dirumah)
    Mulai mikir juga untuk bikin usaha sampingan dari sesuatu yang terbuang (hmmm)

    Overall, need to think : alam sebagai sahabat manusia yang saling memelihara satu sama lain.
    Masih perlu banyak belajar, dan itu yg bikin selalu semangat untuk mencari tahu karena kita masih kurang dan kurang.

    Thanks a lot buat Green Mommy, really inspiring me.

  7. lathifah fillah says:

    Alhamdulillah dapat yang sekufu (maksudnya sevisi) bravo GMS!
    dari tahun 2003 belajar ” hijau” (kebetulan favorit warna hijau),karena dua tahun sebelumnya divonis suatu penyakit yang dokter sendiri angkat tangan (bahkan divonis tidak lama lagi hidupnya…hihi..lebay yah yang memvonis),diperjalanan sakit itulah saya belajar hijau (Secara tidak langsung Alloh mengubah jalan hidup saya lewat sakit).Yang dilakukan adalah dimulai dari memperhatikan makanan yang dikonsumsi sampai kosmetik yang dipake. karena belum dapat kosmetik alami yang bentuknya kayak kosmetik dipasaran (maksudnya biar mudah dibawa2, dan bisa dipake dimana saja), jadinya, sehari-hari pake perawatan masker buah-buahan, dan kalau keluar yah tidak pake kosmetik. ditahun 2011, wajah saya pernah terbakar matahari, jadi belang deh…karena lagi males maskeran (padahal tdk boleh males), jadi saya cari info kosmetik alami di internet (sambil sebelumnya istikhoroh dulu, maklum ingin dapat yang halal juga), ketemu deh dengan “green mommy”, alhamdulillah cocok hehe…bahkan jadi berkembang ke yang lainnya, tadinya cuma niat beli kosmetik aza, jadi belanja yang lain seperti perlengkapan kebersihan rumah tangga(sabun kotak, klerak, sabun mandi,dll), terkadang ikut menjual juga, bercocok tanam yang hasilnya untuk dikonsumsi sendiri dulu, sampai ikut-ikutan ngedakwahkan hidup lebih hijau di lingkungan terdekat (ternyata butuh perjuangan yang super), yang belum dilakukan dan ingin dilakukan adalah menjadi be green mommy dan menginspirasi pola hidup hijau di lingkungan terdekat saya. oh ya, kosmetik yang cocok ame diriku adalah rose toner, aloe vera balm, bedak fairy, paradist mist strawbery, sabun mandi vegetable, shampoo n tooth powder).

  8. Riski Amelia says:

    Pertama kali saya memulai sesuatu yang ada hubungannya dengan green mommy (saat itu belum mengenal green mommy) atau bisa dibilang melakukan hal nyata peduli dengan lingkungan aka go green adalah memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang di pigura, semacam scrap book. Awalnya si cuma ikut lomba wajib yang diadakan di kantor suami, yaitu lomba memanfaatkan sampah plastik menjadi barang berguna. Tapi setelah itu jadi semacam ketagihan untuk lebih peduli lagi dengan go green. Kemudian saya mencoba untuk menjadikan lahan usaha yang saya beri nama “Recycle Scrap”, Alhamdulillah sudah ada yang mulai tertarik. Meski karya saya belum banyak, saya optimis dimana bila kita melakukan hal yang positif untuk kebaikan umat, maka di situ ada kemudahan.

    Suatu hari saya di tawarkan saudara saya yang menjual macam-macam produk sehat, seperti ayam organik, pembalut cuci pakai, bumbu non msg dan lain sebagainya. Dari situ saya mulai mengkonsumsi makanan-makanan sehat. Saya tidak mau lagi makan ayam horn, makan makanan junk food, dan makanan ber msg dengan sengaja. Memang awalnya berat, tapi dengan modal informasi bahayanya makan-makan tersebut, tekat menjadi kuat meski harus berkorban di biaya dimakanan sehat dan mengurangi biaya belanja yang kurang penting. Kemudian saya juga mulai memakai pembalut cuci pakai. Awalnya beli sedikit dulu, kemudian di bulan berikutnya beli lagi sampai benar-benar tecukupi untuk satu minggu haid. Jadi kalau di awal pakainya selang seling, hingga akhirnya benar-benar hanya memakai pembalut cuci pakai. Di awal berat di biaya, tapi sekarang udah nggak perlu lagi beli pembalut. Senangnya.. 😀

    Kemudian saya ditunjukin dan di ajak gabung jadi member GMS sama saudara saya yang saya ceritakan di atas. Awal mendengar cerita profil mom Deasi oleh saudara saya, saya langsung jatuh cinta. Mulai deh saya lihat-lihat web dan blognya GMS, ingin tahu lebih banyak lagi. Saya jadi tambah ngefans sama mom Deasi sekaligus menjadi inspirasi saya untuk menjadi green mommy. ^_^

    Setelah mengetahui lebih banyak tetang GMS, saya ingin gabung jadi member, tapi biayanya mahal buat saya. Ya sudahlah saya pikir bukan rejeki saya. Tapi suatu hari saya melihat ada program menjadi member dengan satu harga untuk dua orang, langsung deh pengen gabung, tapi waktu itu tidak semudah itu karena belum punya partnernya. Eh tidak disangka ada yang menghubungi saya lewat facebook untuk gabung jadi member. Alhamdulillah, kalau memang rejeki nggak akan kemana ya?! hehehe…

    Setelah menjadi member saya mulai pakai produk-produk alaminya GMS. Kebetulan saya bukan orang rajin pakai krim ini itu, make up dan produk kecantikan yang lainnya. Jadi tidak terlalu banyak produk yang harus saya ganti atau pun yang tidak saya pakai lagi. Beberapa produk sudah ada cocok dengan saya, beberapa yang lainnya saya masih mencari yang cocok dengan jenis kulit saya. Tapi yang pasti saya sangat suka dengan produk GMS. Selain saya memakai untuk saya sendiri, saya juga mengajak suami dan ibu saya yang kebetulan nggak pernah cocok dengan produk yang di pasaran. Alhamdulillah suami menerima dan ibu saya sudah dapat yang cocok dengan produk GMS, udah tidak muncul lagi masalah yang dulu akibat produk yang dipasaran. Harapan saya berikutnya bisa menulari ke keluarga besar dan juga teman-teman saya. Salah satu yang sedang saya lakukan adalah dengan berjualan produk GMS di facebook, yaitu dimulai dengan mengenalkan produk-produk yang sehat dari GMS. Jujur saja, saya sebenarnya tidak suka jualan loh, nggak tau kenapa nggak pede dan saya tidak bisa kalau jualan produk yang saya sendiri kurang suka tapi mengatakan produk ini bagus ke kustomer. Sedangkan produk GMS ini bukan cuma sekedar bagus, tapi juga punya misi kebaikan untuk manusia dan juga bumi. Saya langsung yakin untuk berjualan di facebook, karena saya jualan tidak hanya sekedar mendapat keuntungan, tetapi juga menyebar kebaikan. 🙂

    Dibulan ramadhan kemaren kan mom Deasi bagi resep greener ya, waktu itu saya belum menyentuhnya sama sekali. Setelah saya mendapat saran dari seorang ibu yang kebetulan punya pengalaman sulit hamil (dan saya belum pernah hamil setelah menikah tiga tahun ini), diantaranya yaitu memperbanyak makan sayur, buah dan mengurangi gorengan, sedangkan kebiasaan makan di keluarga saya masih jauh dari itu. Saya mulai tekatkan untuk melakukan tips itu, yang kebetulah satu konsep dengan program di Green Mommy. Lalu saya mulai membuka resep “The Green Familly Ramadhan Menu” itu dan saya juga menemukan tips-tips di blog ini untuk menjadi greener. Sesuai saran mom Deasi, saya mulai makan makanan greener satu kali seminggu di awal, kemudian di tambah menu greener di minggu berikutnya. Dan saya juga ngumpulin resep-resep greener biar bisa nerapin dengan lancar. Alhamdulillah keluarga saya menerima dengan legawa perubahan saya. Dan saya juga jadi rajin masak. Hehehe…

    Harapan saya sekarang adalah saya ingin benar-benar terwujud menu Greener yang lebih sering di menu harian saya dan saya hamil. Salah satu program kedepan saya adalah ikut kursus “Raw Foot Chef dari GMS”. Selain itu juga ingin tetap mengembangkan Recycle Scrap menjadi lebih besar. Berikutnya saya ingin punya kebun sayur sendiri di rumah sendiri supaya bisa mengkonsumsi sayur organik lebih banyak dengan mengikuti program “Kursus Sustainability & Survival”. Selain itu saya juga ingin ikut BGM, biar bisa memenuhi kebutuhan sendiri sekaligus jadi ladang usaha. (eh kok banyak sekali ya..?! mesti rajin menabung nih,, hehe..) Mudah-mudah Alloh memberi rejeki dan kesempatan saya untuk mewujudkan semua cita-cita saya. aamiin…

    Terimakasih mom Deasi sudah menjadi inspirasi saya. 🙂

  9. abigdream says:

    be a green mommy?
    hal yg mudah banget, tapi susah dilakukan (note: memulainya).

    apalagi dengan pola dan gaya hidup masyarakat modern yg menawarkan berbagai keefektifan dan keefisienan.
    bagi saya, kemodernan bukan berarti melupakan dan meninggalkan alam….
    saya sangat bersyukur dilahirkan di kampung sehingga tidak terlalu buta dengan yg namanya “back to nature”.
    namun ya…. itu tadi. pergaulan di kota besar saat kuliah menjauhkan saya dari kearifan lokal yg sering saya pelajari di kampung.

    saya rasa, sudah saatnya saya bergerak untuk kembali mencintai alam. apalagi sekarang sudah ada anak yg pastinya akan mengikuti kebiasaan di keluarganya. dan tentu, sebagai pendidik harus bisa memberi contoh yg baik dan berkelanjutan untuk anak2 didik.

    mulai dari penggunaan produk2 perawatan kulit keluarga: saya bukan orang yg suka dandan…. jerawat jg jarang bandel, kl pas lg banyak2nya, saya tangkis dg jurus temu giring. sekarang wajah bebas jerawat, cukup dirawat dg pelembab dan bedak rainforest….
    kulit anak saya yg sensitif pun dirawat dg produk2 ini.
    untuk hal lain seperti penggunaan listrik pun minim…. hanya seperlunya saja….

    rencana jangka pendek saya: ingin punya kebun mini dg sistem vertikultur…. saya penggemar sayur mayur…. tapi males kl pas beli sayur ternyata malah mubazir (kebanyakan). kl nanem sendiri kan bisa dikira2… trus bisa bikin rumah jadi adem dan ga perlu AC 😀 yg terpenting lagi, bs buat olahraga sendiri. skrng lagi ngumpulin benih dan media tanam.

    memang apa yg saya lakukan belum mencerminkan full green mommy. tapi setidaknya, ada niatan dan dilakukan perlahan namun pasti. ga perlu pakai dana gede kok…. gunakan apa yg ada di sekitar kita. mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang.
    be a green mommy without much money…. that’s gue banget hehe……

  10. greenmommy says:

    Terima kasih atas partisipasinya ya 🙂
    Saya tunggu pengumumannya besok hari ^_^

    See You tommorrow…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s