Setiap kali saya keluar dengan suami (tanpa anak-anak kami), kita sering dikira orang anak kuliahan yg lagi pacaran (meski ngk gandengan tangan). Saya ditanya, “mbak kuliah diuniversitas mana? atau ngekos dimana? atau suami ditanya, masnya juga lagi kuliah ya? kalau saya yg dipikir anak kuliahan s1, masih mending sih, nah suami saya yg udah kepala 4? masa’ masih dipikir anak kuliahan? ngaco aja!! Kalau lagi keluar sendiri, saya pastiin pakai wedding ring, sering pas lupa make dipikir anak kuliahan masih single, akhirnya sering mampir pertanyaan iseng. Kalau lagi jalan ma adik, malah adik saya ditanyain, eh kamu punya adik juga ya? walah…yang ada adik saya jadi paling malas kalau jalan bedua ma saya, “kak kalo mo keluar tar bawa anak-anak aja deh” dipikirnya kamu tuh adikku mulu!!”

Seringkali saya bertemu orang-orang yang salah kaprah menilai usia saya. Selalu saya dikira jauh lebih muda dari usia aslinya. Sebenarnya mungkin selain postur tubuh saya yg memang imut, juga karena kondisi tubuh dan kulit saya yang kelihatan lebih muda dari usia yang sebenarnya. Bukannya muji diri sendiri nih ceritanya, rata-rata orang kaget ketika saya bilang usia saya yang sebenarnya, ditambah lagi ketika saya bilang sudah punya anak berapa. Kayaknya tubuh dan kulit saya nggak mendukung kenyataan usia dan profesi saya (udah emak-emak ceritanya). Kalau Anda sama bertanya-tanya, apa sih yang bikin sebagian orang terlihat lebih muda dari usianya? kayaknya sudah saatnya kita sama-sama belajar lebih jauh tentang Radikal Bebas.

Apa sih Radikal Bebas itu?

Radikal bebas itu adalah molekul yang memiliki jumlah elektron yang ganjil dibagian luarnya yang dihasilkan ketika tubuh kita menggunakan oksigen. Kenyataannya elektron itu ingin berpasang-pasangan alias pasti jumlahnya genap ketimbang berjumlah ganjil, nah kalau jumlahnya ganjil gini, molekulnya menjadi tidak stabil. Nah Radikal bebas ini biasanya cepat-cepat mencari pasangan molekul lainnya termasuk dengan protein agar menjadi stabil kembali. Tetapi, tanpa adanya antioxidan, radikal bebas ini tidak bisa atau menjadi sangat sulit untuk dinetralkan.

Radikal Bebas itu asalnya dari mana sih?

Radikal bebas itu terjadi secara alami sebagai hasil dari penggunaan oksigen ditubuh kita. Contohnya ketika tubuh kita melakukan proses metabolisme, atau ketika sedang melawan virus dan bakteri ditubuh. Biasanya nih, secara alami tubuh kita sudah tahu cara mengatasi masalah radikal bebas yang ada hubungannya dengan penyakit (melawan bakteri, virus). Tetapi, ada lagi radikal bebas yang dihasilkan dari polusi, terlalu banyak terkena sinar matahari, rokok (pasif & aktif), penggunaan alkohol termasuk stress. Radikal bebas yang disebabkan oleh hal-hal tadi biasanya cenderung lebih susah diperbaiki oleh tubuh. Contoh nyata nih, lihat saja para perokok, rata-rata kelihatan lebih tua dari usia sebenarnya, atau orang-orang yang kerjanya seperti politisi, ilmuwan yang mikir terus, dikerjar deadline, atau mereka yang sering mengkonsumsi alkohol.

Jadi apa hubungannya Radikal Bebas dengan Kulit?

Dua dari tanda fisik yang paling terlihat akibat adanya radikal bebas dikulit adalah munculnya keriput dan menipisnya kolagen (biasanya nih, tandanya kulit jadi lebih kendur atau ngantong). Memang sih, tidak ada didunia ini yang namanya muda selamanya atau memberhentikan proses penuaan sama sekali (melawan kodrat tuh artinya). Tapi kalau untuk memperlambat proses penuaan dini adalah mungkin untuk dilakukan. Caranya? jauh-jauh deh dari penyebab diri kita terkena radikal bebas seperti yang sudah saya jelaskan diatas. Selain itu sangatlah perlu untuk mengkonsumsi makanan yang kaya dengan zat antioksidan untuk menetralisir radikal bebas ditubuh Anda.

Saya pribadi (dan keluarga tentunya) punya cara tersendiri untuk mengkonsumsi makanan yang penuh dengan antioksidan. Setiap harinya, kami pasti mengkonsumsi berbagai macam sayur dan buah segar. Untuk sayuran diutamakan sayuran daun-daunan, seperti bayam, sawi, selada air, kailan, dll. Seberapa banyak sayur dan buah yang harus dikonsumsi setiap harinya? saran kesehatan pada umumnya seperti dari USA dan WHO nyaranin minimal 5 sajian/hari (kalo diterjemahkan, kita makannya jika dihitung dengan camilan sehari, 7kali makan, jadi kalau makan sayur n buah segar minimal 5 porsi, kata lainnya nih, kita disuruh going vegan!! tapi dalam bahasa halus sih, he..he.. bisa aja ya WHO bersilat lidah ^^). nah porsi itu kembali ke kebutuhan masing-masing tubuh. Wanita hamil dan menyusui beda dengan wanita remaja atau anak-anak. Sebaiknya juga jika Anda masih punya waktu untuk mengkonsumsi dari sumber yang masih segar, jangan pilih sayur dan buah dalam bentuk suplemen. Tidak semua suplemen bisa terserap dengan mudah oleh tubuh manusia. Tidak seperti sayur dan buah segar, yang secara alami bisa terserap dan tercerna oleh tubuh kita. Logikanya gini deh. Jaman dulu tuh, ambil contoh jamannya Cleopatra si cantik yang legendaris, mana ada sih suplemen, adanya beliau makan sayur buah segar kan?? Tuhan tidak menciptakan suplemen!! tetapi menciptakan tanaman yang menghasilkan sayur dan buah segar yang manfaatnya bisa langsung kita dapatkan jika kita konsumsi dalam bentuk aslinya. Nah kalau ingin dapat nutrisi dari sayur buah segar yang super terkonsentrasi, pilihan saya jatuh kepada bikin Green Smoothie alias jus sayur!! jangan dipikir pahit lho, ada seribu cara bikin green smoothie yang enak (anak-anak saya pada suka!).

Ini salah satu resep Green Smoothie yang penuh dengan antioksidan kesukaan saya yg super gampang dibuatnya

sajian untuk 5 orang (1 liter)

3 batang kailan
1 batang seledri besar (jumlah yang sama jika cuma punya seledri berbatang kecil)
segengam strawberry (atau 1 gelas ukuran 200ml)
1cm jahe
madu secukupnya
air (tambahkan ke blender hingga mencapai 1 liter termasuk sayur dan buah)
segenggam goji beri (sudah direndam diair dingin 1 jam sebelumnya)

masukkan semua bahan ke blender, dan blender dengan kecepatan tinggi.
Untuk super antioksidan bisa Anda tambahkan berbagai jenis berry, seperti blueberry, raspberry (tapi saya susah dapat beri jenis ini, kalau ada disupermarket, bisa beli nih once in a blue moon alias super jarang, abis ngk kuat belinya, super mahalll!!!) paling kalo lagi pengen nih, saya makan yoghurt blueberry yg ada blueberry asli.

Nah, selamat mencoba ya…kalo green smoothienya rasanya agak ngk pas, saya suka mix match dengan tambahan kayu manis bubuk, kapulaga arab, atau kasih sedikit garam.

smoothie diatas rasanya udah enak kok, soalnya ada honey dan strawberry.

Selain menghindari penyebab radikal bebas diatas plus makannya sudah yang super sehat, full dengan antioksidan, jangan lupa pilihlah produk perawatan kulit yang bebas dari bahan berbahaya, karena hal ini juga akan menyebabkan terbentuknya radikal bebas. Jadi pastikan produk perawatan Anda yang alami dan penuh dengan antioksidan alami juga ya..^^

Deasi

sumber tentang radikal bebas diambil dari berbagai sumber (silahkan di google ya..)