Dear all,
Dalam rangka proses negosiasi awal Global Mercury Treaty pada bulan Juni besok, kami berencana melakukan Press Conference peluncuran kampanye Bebas Merkuri: Kau, Aku dan Anak-anak, pada hari Kamis, 20 Mei 2010 jam 10-13 di Bakoel Cafe, Jl. Ciikini Raya No.25, Jakarta Pusat.

Akan hadir dan sharing juga kawan-kawan dari ITB Toksikologi Lingkungan, Institut Hijau Indonesia, YLKI, ICEL, dll.

Merkuri merupakan senyawa toksik yang menjadi perhatian global yang menyebabkan bahaya yang siginifikan terhadap kesehatan manusia, satwa dan ekosistem. Merkuri, terutama dalam bentuk methylmercury, sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Embrio, janin, bayi dan anak-anak khususnya sangat rentan karena merkuri mempengaruhi perkembangan syaraf dan pertumbuhan motorik anak.

Merkuri dilepas ke lingkungan dari berbagai sumber termasuk di antaranya: produk-produk dan peralatan-peralatan yang mengandung merkuri, lokasi-lokasi pembuatan produk-produk tersebut, proses-proses industri, kegiatan-kegiatan pertambangan, pengecoran logam, pembakaran batu bara, kiln semen, tempat pembuangan akhir sampah dan insinerator, lokasi-lokasi yang terkontaminasi merkuri, krematorium dan banyak lagi.

Produk-produk yang mengandung merkuri yang masih diproduksi secara masal dan diperdagangkan secara global meskipun substitusi dan alternatif-alternatifnya sebagian besar telah tersedia termasuk misalnya thermometer, alat periksa tekanan darah, barometer, baterei, alat-alat saklar listrik dan berbagai jenis peralatan elektronik.

Pada tahun 2009, melalui United Nations Environment Programme Governing Council, masyarakat internasional bersepakat untuk melakukan aksi secara global terhadap merkuri, dan mulai melakukan negosiasi-negosiasi untuk suatu perjanjian global.

Perjanjian ini diperlukan untuk mengembangkan dan melaksanakan suatu aksi global yang adil dan setara yang dapat melindungi kesehatan manusia, hewan dan ekosistem dengan cara, manakala memungkinkan, menghapuskan sumber-sumber anthropogenic dari mercury dan methylmercury. Negosiasi perjanjian internasional pertama akan dilakukan di Stockholm, Swedia, dari 7 sampai 11 Juni 2010. Proses negosiasi ini diharapkan selesai pada tahun 2013.

www.balifokus.asia